DaMar 25

/1/
rindu itu
seusia kekupu
juga sekuat kepakan sayapnya
yang nantinya mengirim badai dari rimba ke kota;
tak pernah terduga sebelumnya.

/2/
”semangat hari baru
sangat haru”
kataku,

sebab aku baru saja terbangun dari kekosongan puisi diri
yang perlahan kau isi.

/3/
dan rintik hujan
tak berhenti memercik
seperti detik-detik
yang berjatuhan

yang menguburkan dan mengaburkan kenangan di kedalaman waktu dan zaman.

/4/
untukmu
aku bisa menjadi langit lain;
yang hanya bermusim hujan.

/5/
sebelum dedaunan usia gugur
kita bertukar tegur
lalu menyimpan sapa pada sapa yang lain
dan memerangkap senyap pada senyap yang lain.

(STAR 764. Banda Aceh, 01082013, 23.21)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s